Genosida

Hari ini aku melihat ;

Musisi jalanan, berebut isi perut, jentrang-jentreng di sudut komplek, merengek dengan suara bengek

Pedagang bangkrut, menunggu tamu datang mencari sandang, carut-marut dipaksa pulang

Tukang lektut, menari-nari di tong sampah, bertengkar dengan lalat yang sama resah

Buruh linglung, nasibnya di gantung, kepalanya nyaris terpancung, memikirkan keluarganya yang bingung

Manusia berselimut tebal, takut ajal menjemput, menghindari Sakaratul maut

Seorang lelaki yang putus asa, hatinya, di jarah calon mertua, menanti sepenggal doa

Nomina|Buku Puisi Catatan Amal Sholeh | 2004

Penulis: nomina

"Datang dari sebuah peradaban, tercipta karena perjanjian, dan dibina oleh ikatan"

One thought on “Genosida”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s