PUISI

Ilalang

Dia naik ke puncak tanah, dia diberi hidup, rimbun menahun mengiring musim

Mekarnya bergantian, malai mahkota yang melingkar di kepala sang ratu penguasa

Menjulang batang lidahnya mengiris angin, tajam daunnya laksana ranjau duri memotong sendi

Nomina, Juni 2006

2 tanggapan untuk “Ilalang”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s