Bandit

Kudatangi dua tempat kosong ; sunyi dan diam, nasib berubah, kehilangan ladang hijau, berganti dengan senjata dan reruntuhan

Rahasia dan objek besar jatuh dari langit, di jantung itulah semua tinggal antek-antek dunia. Haus darah, pada siapa mengenali, pada tuan mana yang pantas dilayani

Di lorong-lorong sempit ini, jalan-jalan bagi jiwa yang tersesat, tidak ada aturan hukum, tidak ada yang menjamin keselamatan diri

nomina

Penulis: nomina

"Datang dari sebuah peradaban, tercipta karena perjanjian, dan dibina oleh ikatan"

2 tanggapan untuk “Bandit”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s