PUISI

Bablas

Apabila malam telah terbenam berserta cahaya bintang nan suka cita, dalam gelap menyeimbangkan dingin, menuju fajar

Aku ditelan lupa ketika mata tak lagi terjaga, cahayanya redup oleh kantuk, gemerlap mimpi di ambang pagi

Bara menyengat di ufuk kelabu, terbang secepat-cepatnya, masuklah sekumpulan nyawa, dan ruh menuju dada

(Nomina, méi 2020)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s