Intuisi Hati

Ada yang menempati hati tanpa unsur sengaja, usaha menarik, dan usaha mendorong

Usaha dari rasa senang atau sedih, leluasa atau tergenggam, rindu atau berontak, rasa takut atau suka cita

Setiap tingkah hati adalah karunia dan kedudukan adalah upaya.

Sesuatu yang menempati akan hilang

Bayangan tubuh sampai di ujung, berkurang saat memanjang.

Nomina

Kalinikta

Oh,

Seolah-olah matahari sedang kelelahan, ia bersembunyi di puncak gunung. Warna merah keemasan menyusut, burung kecil mengikuti putaran cahaya

Masuklah ke sarang … masuklah dengan perlahan. Hari mulai berselimut gelap

Oh,

Malam yang cantik, engkau didandani bintang, langit pun berkerudung putih, sinar bulan yang mungil menyibak Mega

Sekelompok kunang-kunang dengan kerlipnya mengitari tubuhku

Oh,

Terangi jalanku! Hangati tubuhku!

Nomina

Bandit

Kudatangi dua tempat kosong ; sunyi dan diam, nasib berubah, kehilangan ladang hijau, berganti dengan senjata dan reruntuhan

Rahasia dan objek besar jatuh dari langit, di jantung itulah semua tinggal antek-antek dunia. Haus darah, pada siapa mengenali, pada tuan mana yang pantas dilayani

Di lorong-lorong sempit ini, jalan-jalan bagi jiwa yang tersesat, tidak ada aturan hukum, tidak ada yang menjamin keselamatan diri

nomina

Aku

Aku tidak ingin terjebak oleh kehidupan yang dirancang manusia, dan melupakan kehidupan yang dirancang oleh Tuhan,

Karena segala sesuatu yang dirancang manusia adalah keinginan, sedangkan yang dirancang oleh Tuhan adalah kebaikan

Nomina, Rajab, 1425 H