BAHASA SUNDA

Bitotama Khurukshetra Arjawinangun


Gambar : adu jago, tanding pencak silat

Sok aya kabiasaan di wilayah urang boh di saantèro nusantara, atawa sabahagian wilayah anu kaitung kuat nyekel kabudayaan, kaasup di wilayah tatar sunda, bahkan teu tanggung-tanggung ieu kagiatan teh geus digelarkeun dina mèdia-mèdia digital, dipintonkeun kunu disebut para ahli metafisik (paranormal), nu pasti maranèhanana geus kasohor kupangabisana, bahkan ieu kagiatan teh kacida dipikaresep ku sawarèhna manusa jaman kiwari. Sangkan èta kagiatan leuwih di pikaresep nepika sok makè èmbel-èmbel praktèk anu teu dimenangkeun ku syarèat agama. Pikeun ngayakeun hal samodèl kitu lain pasu’alan anu gampang, aya anu tapa brata (nyepèn) heula, aya anu puasa heula, jeung pagawèan anu sejena anu dipercaya bisa ngabuahkeun kana hasilna èta pakakas.

Lanjutkan membaca “Bitotama Khurukshetra Arjawinangun”
FUN TIME

Workout, Menciptakan Chemistry dan Kekompakan

Dokumen Pribadi

Agenda Tahunan Karang Taruna Kelurahan Karanglayung Kecamatan Karangjaya Kabupaten Tasikmalaya

Kompetisi tahunan di kelurahan sudah selesai dilaksanakan sesuai rencana dan berjalan dengan aman, seperti tahun-tahun sebelumnya. Kami selaku warga masyarakat selalu antusias melaksanakan kegiatan tersebut, terutama kegiatan dari berbagai macam cabor (cabang olahraga) dari mulai Bola Voli, Sepakbola, Bulu Tangkis, Catur, Tenis meja, bahkan kegiatan hiburan lainnya seperti permainan kartu dan Game yang sedang digandrungi para remaja masa kini ESports (Mobile Legend dan PUBG Mobile)

Lanjutkan membaca “Workout, Menciptakan Chemistry dan Kekompakan”
FUN TIME

Sayap-Sayap Patah

THE FLYING DONKEY

Bukan hanya gibran yang pernah merasakan sakit karena kehilangan sayapnya, namun si kuning juga. Baru saja Serie-A kehilangan salah satu kontestannya. Nasib sial menimpa salah satu klub sepakbola yang sempat meramaikan persaingan scudeto di tahun 2000 an, The Flaying Donkey atau biasa disebut si keledai terbang tak mampu bertahan karena faktor financial. Beginilah resiko olahraga yang sudah menjadi industri, akan banyak sekali jalan yang bisa menjadi penyebab kehancuran atau bahkan kejayaan.

Lanjutkan membaca “Sayap-Sayap Patah”
SEBERKAS KISAH

Selalu Ada Alasan Untuk Kembali

Dokumen pribadi

Pergi memang menyakitkan, jika bisa dihilangkan dari pikiran manusia, maka kata yang ingin aku musnahkan adalah “pergi“. Manusia tidak bisa pergi, dekat, jauh, sebentar bahkan lama sekalipun. Merupakan fitrah manusia apabila kepergian mengundang luka dan air mata, duka dan lara adalah persenyawan dari keduanya. Benci akan hal itu hanya akan memunculkan bibit luka yang lainnya, karena alam butuh keseimbangan, manusia harus memahami itu, dan aku harus bisa berdamai dengan keadaan.

Lanjutkan membaca “Selalu Ada Alasan Untuk Kembali”
NOTES

Lembah Kecil

Renungan di rumah pena, tempatku mengajari diriku, di lembah kecil yang selalu kukunjungi sendirian, saat langit mengenakan gaunnya yang elok.

“Sudah, duduk saja!” bisiknya.

Lalu, matahari yang nampak lesu, setelah sang waktu sedikit malu-malu mengatakan “Pulanglah sebentar, tubuhmu penuh luka lebam!”

Burung-burung menyanyikan pujian kegembiraan, paruhnya mencium dingin dan kegelapan.

nomina, 12 September 2021

IDEA

Fajar Terbit Tepat Waktu

Dokpri

Dari balik trali besi sang penganjur tampak duduk bersandar pada dinding tembok yang sudah beluwek warnanya, persis seperti peta ataupun pulau-pulau, ia terus memandangi tembok lusuh itu seakan mengingatkannya pada daratan-daratan yang pernah disinggahinya, mungkin kusamnya tembok dinding penjara itu disebabkan oleh rembesan air hujan yang sedikit masuk pada lubang dan retakan tembok tersebut, atau bahkan disebabkan oleh air seni para narapidana yang melampiaskan kekesalan dan keputusasaannya.

Lanjutkan membaca “Fajar Terbit Tepat Waktu”
PUISI

KOPI PAHIT

Kopi adalah jasad utuh yang diseduh

Pahit ada roh yang bersembunyi di balik beningnya gelas

Kepahitan yang dituangkan dari wadah keluguan tak mampu merampas martabatnya

segala cacian yang dilepaskan dari mulut keangkuhan tak bisa membinasaan harumnya

bibir adalah pendusta yang mencerca, tak puas menermia kadar hukum kodrat-Nya, lantas lupa hadrat-Nya

Jil isi kepala mengering, jiwa-jiwa melarat, pikiran mengemis inspirasi, meluapkan caci maki